Tari Barong Ubud – Seni Budaya Bali Yang Mendunia


Saat ini anda sedang liburan ke Bali dan sedang mencari seni budayannya yang sudah mendunia ? Cobalah pergi ke Desa Ubud, Kabupaten Gianyar yang memiliki seni budaya yang menarik untuk di tonton yakni Tari Barong Ubud. Daerah ini direkomendasikan karena memiliki beraneka ragam pilihan wisata, baik dari wisata alam, wisata budaya dan wisata seni.

Kawasan Ubud juga terkenal akan wisata lagraga yang bisa memacu adrenalin, bernama aktivitas Rafting di Sungai Ayung Ubud. Selain itu bisa pergi ke museum seni lukis atau menonton pertunjukan seni tari, yang hampir setiap hari ruti diadakan di berbagai tempat di kawasan Desa Ubud tersebut.

Membahas lagi ke pembahasan utama tentang tari barong ubud, saking terkenalnya tak hanya wisatawan domestik melainkan wisatawan mancanegara pun selalu ramai untuk mengunjunginya. Bagi anda yang tak mau menyia-nyiakan kesempatan berlibur di Bali, tentunya tidak hanya berdiam diri di hotel atau menghabiskan waktu ke shoping mall saja.

Cobalah melihat sesuatu yang unik dan menarik, tetunya hanya ada di Bali hlo, seperti pertujukan kesenian khas tradisional budaya Bali. Salah satu pertunjukan seni yang paling di cari disini ialah Tari Barong Ubud dan Tari kecak Ubud.

Oh iya, pemahaman dengan Tarian Barong ini sebagian dari anggota penarinya menggunkan topeng dan kostum yang menyerupai hewan dan jenis tari Barong yang banyak di minati adalah Tari Barong Ket. Barong Ket adalah bentuk dari perpaduan bentuk binatang antara harimau, singa, ular naga dan juga sapi.
Keseluruhan badan dari Barong Ket ini, dihiasi dengan seni ukiran tradisional Bali yang mana bahan dasar yang digunakan ialah kulit sapi, serta didalam ukiran tersebut diberi puluhan cermin kaca yang berukuran kecil. Maka dari itu ketika ada cahaya yang mengenai cermin kaca, membuat wujud dari Barong Ket kelihatan berkilauan nan eksotis.

Agar menyerupai seperti halnya seekor bintang, di sekujur badan Barong Ket di beri bulu, yang pada umumnya terbuat dari serat daun tanaman yang dikeringkan seperti daun pandan ataupun ijuk. Untuk menarikan seni Tari Barong Ket membutuhkan dua orang penari dan kedua penari tersebut memiliki sebutan dengan nama “Juru Bapang” atau bisa disebut dengan “Juru Saluk”.

Penari yang berada di bagian kepala Barong Ket disebut dengan Juru satu, sementara penari di bagian ekornya dinamai dengan Juru Bapang dua. Perlu diketahui, pada saat pementasan Tari Barong Ket ini juga disertai pementasan Tari Rangda ( sesosok yang sangat seram, yang mana mewakili simbul keburukan ).

Sementara Barong Ket disimbolkan sebagai kebajikan, maka dari itu disetiap pementasan Tari Barong Ket selalu diiringi dengan pementasan Tari Rangda. Kedua sosok ini merupakan kesimbulan dari perbedaan abadi antara kebajikan dan keburukan. Musik untuk mengiringi Tari Barong Ubud menggunakan musik traditional Bali yang bernama Gambelan.

Adapun jenis daripada Gambelan tersebut adalah Gamelan Semar Pegulingan, dan mereka yang pertama kali mendengar musik ini pastinya akan terdengar aneh. Namun, setelah melihat penari yang bergerak mengikuti irama musik Gambelan, kebanyakan dari mereka antusias menikmati da selalu berakhir puas oleh seni yang dipertontonkan ini.

Jika anda ingin memutuskan untuk melihat kesenian Tari Barong Ubud, pasinya harus mengetahui jadwalnya agar tidak kecewa jauh-jauh datang alhasil tidak bisa melihat pertujukannya. Untuk pementasan tarian ini tidak setiap hari diadakan hlo, bagi yang ingin menonton pertunjukan Tari Barong yang diadakan setiap hari, bisa menontonnya di daerah Desa Batu Bulan. Adapun jadwal dan tempatnya bisa anda simak dibawah ini :

  • Hari Senin, berlokasi di Sandi Swara Wantilan dari pukul 19.00 - 20.30 WITA dengan tiketnya sebesar Rp 75.000 per orang.
  • Hari Rabu, berlokasi di Puri Saren Ubud dari pukul 19.30 - 21.00 WITA dengan tiketnya sebesar Rp 80.000 per orang.
  • Hari Kamis, berlokasi di Pura Dalem Ubud dari pukul 19.30 - 21.00 WITA dengan tiketnya sebesar Rp 50.000 per orang.
  • Hari Jumat, berlokasi di Puri Saren Ubud dari pukul 19.30 - 21.00 WITA dengan tiketnya sebesar Rp 80.000 per orang.

Perlu di perhatikan dan bisa menjadi catatan, bahwa harga tiket yang tertulis diatas untuk melihat pementasan Tari Barong Ubud sewaktu-waktu bisa berubah. Jadi alangkah baiknya seperti halnya peribahasa “sedia payung sebelum hujan” dan selamat berlibur sahabat blogger.

Dibawah ini masih ada beberapa obyek wisata terdekat yang bisa dijadikan agenda liburanmu, yuk kulas informasinya :
Lebih baru Lebih lama