Jembatan Tukad Bangkung – Jembatan Tertinggi di Asia


Hay Travelers, Anda mencari tempat wisata yang unik sekaligus menarik di Pulau Bali ? Memang akhir-akhir ini banyak para wisatawan yang mencari tempat wisata selain pantai di Bali, yang mana obyek wisata tersebut terbilang yang aneh-aneh lah. Terutama bagi mereka yang berjiwa muda, karena cenerung yang suka berselfie ria dan mengabadikan moment seru.                                                                                                                                                                                                      
Jika pembaca menginginkan seperti yang sudah disebutkan diatas, Jembatan Tukad Bangkung bisa dijadikan tujuan liburanmu. Keunikan daripada jembatan ini adalah memiliki panjang yang ekspetakuler, bayangkan saja jembatan tersebut memiliki panjang 360 meter, lebar 9,6 meter, sementara pilar tertinggi mencapai 71,14 meter, dan pondasi pilar 41 meter di bawah tanah.

Jembatan itu berteknologi balanced cantilever, dengan perkiraan usia pakai selama 100 tahun yang mana diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 28 April 2007. Fungsi dari Jembatan Tukad Bangkung ini ialah menghubungkan tiga kabupaten sekaligus, yakni Kabupaten Badung, Bangli, dan Buleleng yang diklaim sebagai jembatan terpanjang di Bali dan tertinggi di Asia.

Pembaca sudah tahu belum, bahwa desain Jembatan Tukad Bangkung tidak diberi atap ?  Semua itu ditujukan agar siapaun yang melalui jembatan tersebut bisa terhibur dengan pemandangan alam yang berada di sekitarnya. Sejauh mata memandang, baik di sebelah kiri maupun kanan jembatan sungguh luar biasa. Rimbunnya pepohonan yang hijau dan gunung-gunung sungguh membuat jiwa menjadi tenang dan damai.

Sungguh luar biasa kuatnya bagai monster hlo Sob, usut punya usut bahwa Jembatan Tukad Bangkung mampu menahan gempa hingga tegangan 7 Skala Richter (SR). Bangunan nan kuat ini bukannya tak menghabiskan dana yang fantastis, dana yang di butuhkan untuk membangun Jembatan Tukad Bakung sebanyak Rp 49 miliar.

Dana tersebut berasal dari APBD Provinsi Bali dengan sistem multiyears sejak tahun 2001 lalu. Dengan adanya Jembatan Tukad Bakung ini bisa memangkas jarak di jembatan lama sepanjang 6 kilometer. Hasil usaha pemerintah Bali tak sia-sia begitu saja, selain difungsikan untuk menghubungkan tiga kabupaten sekaligus, Jembatan Tukad Bakung juga dijadikan sebagai lokasi wisata alternatif masyarakat maupun wisatawan yang kebetulan atau yang sengaja melewatinya.

Maka tak mengherankan sekali jikalau pada hari libur, disepanjang area Jembatan Tukad Bakung menjadi obyek wisata yang ramai dikujungi wisatawan. Kondisi tersebut banyak  dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membuka kios-kios yang menjual berbagai dagangan mulai dari makan, minuman, cindera mata dan lain-lain.

Lokasi :

Jembatan Tukad Bangkung atau lebih dikenal dengan Jembatan Plaga ini berada di Desa Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia.
Jembatan ini menghubungkan antara dua bukit di Desa Plaga dan Desa Belok atau Sidan.

Obyek wisata terdekat :


Baca juga :
Lebih baru Lebih lama